Trading dan Investasi

ad1

Iklan Gratis

X 10 Ags/ Manik Biru Majapahit

X 10 Ags/ Manik Biru Majapahit

 
Perhiasan kuno bersejarah dari era Majapahit.
Berupa untaian manik-manik berwarna biru.
Temuan Sungai Brantas. Awalnya terurai lepas lalu dironce
menjadi satu untaian.
Kelilingnya kurang lebih 90cm.
Terdiri dari ratusan butir.
Umumnya manik biru ini digunakan untuk kalung,
gelang, hiasan kepala, bahkan bisa dipakai sebagai
mata anting, ornamen pusaka, dan sebagainya.
Telah berpindah status kepemilikan 



Manik bru di luar negeri (atas)





X 31 Jul/ Mendak Perak

X 31 Jul/ Mendak Perak

 
Asesoris keris berupa mendak ( cincin keris/ worwer ).
Copotan dari pusaka yang hancur/ tidak utuh.
Temuan Sungai Brantas.
Masih berbentuk dandhang ngurep, seperti bentuk mendak bethok
atau mendak Singhasari.
Materi / bahan perak asli, bukan alpaka atau rekayasa lainnya.
Berhias motif geometris sekeliling sisinya.
Dengan ornamen granulasi ( granulate ornaments / hiasan meniran / gotri )
sekeliling permukaannya.
Teknik pembuatannya masih sederhana, dengan menyatukan
beberapa plat dan pemasangan menir manual. ( teknik kempleng dan granulasi )
Bukan cor cetakan pabrik seperti jaman sekarang.
Diameter lubang 1cm.
Kondisi motif dan meniran masih utuh, belum ada yang rompal lepas.
Estimasi tangguh peralihan Singhasari-Majapahit.
Telah berpindah status kepemilikan 












Dwisula Budho Patina Ngilap Alami

Dwisula Budho Patina Ngilap Alami

   
Warning:
Kelebihan : PATINA NGILAP MEMBATU ALAMI TIDAK BISA DITIRU REKAYASA KIMIA

Pusaka tindih dhapur dwisula/ bident.
Masih berpatina hitam ngilap membatu alami.
Secara umum keadaan masih sangat bagus,
tintingan nyaring mendengung seperti garpu tala.
Kedua sula simetris.
Dengan ujung landhep berbentuk kuntul kembar.
Pesinya pipih persegi.
Ujung pesi terkorosi sedikit pada lubang pantek pengunci
agar landeyan tidak bergerak/ bergoncang saat dihentakkan.
Wilah masih keras, kokoh, padat. Silahkan cek video di bawah.
Masih original/ asli, silahkan dicermati wilahnya lipatan tempanya, lengkap sisa lapisan patina alami// OTENTIK.
Dimaharkan ligan (wilahan) sesuai keadaan aslinya, karena nilai keaslian dan kelangkaannya semakin tinggi, semakin indah dan bernilai utk dikoleksi / dirawat, maupun untuk edukasi/ pembelajaran.
Free - landeyan bambu naga.
Tangguh estimasi peralihan Singhasari ke Majapahit.
Mahar  Rp 600.000
08 -123456- 9477
Link Shopee disini

𝗠𝗮𝘀𝗶𝗵 𝗷𝗮𝘂𝗵 𝗺𝗲𝗺𝗯𝗮𝗻𝗴𝗴𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗺𝗲𝗿𝗮𝘄𝗮𝘁 𝘀𝗮𝘁𝘂 𝗮𝗿𝘁𝗲𝗳𝗮𝗸 𝗽𝘂𝘀𝗮𝗸𝗮 𝗸𝗮𝗯𝘂𝗱𝗵𝗮𝗻 𝗮𝘀𝗹𝗶, 𝗱𝗶𝗯𝗮𝗻𝗱𝗶𝗻𝗴𝗸𝗮𝗻 𝗺𝗲𝗻𝘆𝗶𝗺𝗽𝗮𝗻 𝘀𝗮𝘁𝘂 𝗹𝗲𝗺𝗮𝗿𝗶 𝗯𝗲𝗻𝗱𝗮 ❞𝘀𝗲𝗼𝗹𝗮𝗵❞ 𝗸𝗮𝗯𝘂𝗱𝗵𝗮𝗻, 𝘀𝗲𝗼𝗹𝗮𝗵 ❜𝗻𝘆𝗶𝗻𝗴𝗼𝘀𝗮𝗿𝗶❜ , 𝗱𝗮𝗻 ❜𝘀𝗲𝗼𝗹𝗮𝗵 𝘁𝗲𝗺𝘂𝗮𝗻❜.





*) Dwisula serupa yang tersimpan di Metropolit*n Museum USA.













Mendak Perak Lamen

Mendak Perak Lamen

 

Mendak Perak Lamen (kuno)
Diameter lubang 8mm.
Asli garap kuno, bahan perak asli.
Bentuk kerucut dengan bibir atas dan berhias ornamen bulatan melingkar.
Dibuat dengan teknik kempleng, menatah manual lembaran peraknya.

Cocok untuk pusaka pribadi agar lebih taksu/ angsar/ beryoni.

▶️ Bukan cor cetak bentuk permanen spt yang banyak kita temui sekarang.
▶️ cukup murmer untuk hasil budaya seni tinggi olah kriya karsa leluhur.

Mahar Rp. 500.000
08 -123456- 9477






X 9 Jul/ Jalak Budho atau Jalak Budha

X 9 Jul/ Jalak Budho atau Jalak Budha

 
Pusaka tindih keris berdhapur Jalak budho.
Ukuran jumbo, lebih besar & lebar dari Jalak Budo umumnya
Temuan Sungai Brantas.
Pasikutan merbhawani, gagah besar,
dan enak dipandang, dhemes.
Kontur nggodhong pohung ( gembung daun singkong )
Sepanjang wilah ber odho-odho menyiku jelas, sampai janur pangkal sor-soran.
Garis tikel alis dan sraweyannya masih jelas.
Sogokan maupun Blumbangan dalam.
Kesemua lubangnya terukir indah membuat seakan tepinya tajam nencuat.
Kruwingan lebar, dari pangkal sampai tigaperempat bilah. 
Membuatnya tampak gagah berotot.
Pesi kotak pipih panjang.
Perut gonjo super lebar bohay. 
Dengan bagian tengah gonjo agak menyudut.
Panjang wilah/ pesi: 25cm / 7cm. Panjang total 32cm.
Masih original/ asli, silahkan dicermati wilahnya lipatan tempanya, lengkap unthuk cacing korosi alami // OTENTIK.
Pusaka disandangkan warangka sandang walikat
dengan ornamen logam terinspirasi walikat prajurit jaman dahulu.
Mendak dandhang perunggu bisa dilepas.
Deder menggunakan naradakhanda -
lamen (kuno) krawangan lubang lima titik. Terdapat retakan lamen tetapi tidak pecah, aman dipakai.
Dimaharkan sesuai keadaan aslinya, karena nilai keaslian dan kelangkaannya semakin tinggi, semakin indah dan bernilai utk dikoleksi / dirawat, maupun untuk edukasi/ pembelajaran.
Masih jauh membanggakan merawat pusaka kabudhan asli, dibandingkan menyimpan selusin benda "seolah" kabudhan, seolah 'nyingosari' , dan 'seolah temuan'.
Tangguh estimasi Singhasari.
Telah berpindah status kepemilikan 


































Deder Naradakhanda krawangan lima titik




----------- Foto-foto kondisi mutih:










Beberapa cuplikan di instagram kami:





ad2

Chord dan Lirik

Explore Indonesia